Keamanan gedung parlemen Australia ditingkatkan

polisi, australia

Sumber gambar, EPA

Keterangan gambar,

Polisi melakukan razia anti-teror di Sydney, Kamis (18/09).

Pengamanan di gedung parlemen Australia ditingkatkan menyusul adanya dugaan “perbincangan” kelompok ekstrimis yang menargetkan serangan ke gedung itu.

Perdana Menteri Tony Abbot mengatakan Kepolisian Federal Australia bertanggung jawab atas keamanan gedung yang berlokasi di Canberra ini.

Langkah itu muncul sehari setelah polisi melakukan penggerebekan anti-terosrisme besar-besaran di Sydney.

Tujuannya adalah untuk mengagalkan rencana para pendukung ISIS – atau dikenal dengan nama Negara Islam atau Daulah Islamiyah – yang akan melakukan pembunuhan di Australia, termasuk rencana pemenggalan di depan kamera.

Dalam beberapa pekan terakhir, ISIS yang menguasai sejumlah wilayah luas di Irak dan Suriah ini merilis rekaman video yang menunjukkan pemenggalan dua wartawan Amerika dan seorang pekerja bantuan Inggris yang mereka tangkap.

Fanatisme

Berbicara kepada Australian Broadcasting Corporation, Abbott mengatakan gedung parlemen menjadi sebagai target potensial.

“Ada perbincangan di antara para jaringan pendukung teroris serangan yang akan melakukan serangan terhadap pemerintah dan rakyat, dan Gedung Parlemen disebutkan secara khusus,” katanya.

Jadi kami mengambil langkah pengamanan dengan menunjuk Kepolisian Federal Australia untuk bertanggung jawab atas keamanan, bukan hanya di luar gedung, tetapi di dalam gedung juga.”

Ditanya tentang penggerebekan hari Kamis, Abbott mengatakan bahwa para pejabat keamanan telah bertindak cepat untuk memutus dugaan jaringan teror “karena kami percaya bahwa eksekusi berlangsung cepat”.

Lebih dari 800 petugas ambil bagian dalam operasi itu, dan berhasil menangkap 15 orang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *