Prancis serang kelompok militan ISIS

rafale

Sumber gambar, Reuters

Keterangan gambar,

Pesawat tempur jet Rafale dipakai untuk melakukan pengintaian dan penyerangan.

Pesawat tempur jet Prancis telah melakukan

serangan udara pertama terhadap kelompok militan yang menamakan diri Negara Islam (atau ISIS) di Irak, kata pernyataan yang dikeluarkan kantor Presiden Francois Hollande.

Pernyataan itu menyebutkan pesawat-pesawat Prancis menyerang gudang logistik kelompok militan yang berada di wilayah timur laut Irak.

Prancis sebelumnya sudah mengirimkan pesawat pengintainya ke Irak dan memberikan bantuan senjata kepada para petempur Kurdi.

Presiden Hollande pada hari Kamis (18/09) mengatakan ia telah menyetujui permintaan Irak untuk adanya dukungan udara, tetapi hanya akan menargetkan kelompok militan Negara Islam yang ada di Irak, tidak yang berada di negara tetangga Suriah.

Ia juga menegaskan bahwa Prancis tidak akan mengirimkan pasukan darat.

Pada hari Jumat (19/09), kantor Presiden Hollande menyatakan bahwa pesawat Rafale telah melakukan serangan dan “menembak serta menghancurkan sasaran sepenuhnya.”

Namun pernyataan ini tidak menyebutkan perincian jenis material yang ada di dalam gudang itu, ataupun lokasi tepatnya.

“Operasi lainnya akan dilakukan dalam hari-hari mendatang,” kata pernyataan itu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *