Suka Duka Menjadi Otaku Demon Slayer Ship

demon slayer ship
demon-slayer-ship-source-image-shipping.fandom.com

Mengaku menyukai anime demon slayer s2 tidak lengkap rasanya jika tidak mengaku menjadi otaku atau wibu.

Entah wibu atas deklarasi sendiri maupun penghargaan orang lain.

Bagi sebagian orang, wibu merupakan kebanggan.

Bagaimana tidak?

Dengan menjadi wibu atau Jepang jadi-jadian lengkap sudah dedikasi hidupnya untuk anime.

demon slayer ship
demon-slayer-ship-source-image-pinterest.com

Tapi asal tahu saja.

Meski terlihat menyenangkan, ternyata menjadi otaku demon slayer ship atau wibu sekilas nampak menyenangkan, tetap saja ada suka dukanya.

Apa saja suka duka itu?

Simaklah penjelasan dari pengalaman otaku demon slayer ship berikut ini :

1.      Sering dianggap Aneh

Bagi yang tidak paham dunia anime pasti mengatakan bahwa otaku adalah sekumpulan orang aneh yang tidak mau menapak dunia nyata. Mereka selalu hidup dalam dunia anime khayalan yang hanya ada di dunia film. Keanehan inilah yang selalu melekat pada pecinta anime. Terlebih lagi bagi mereka yang berprofesi sebagai cosplayer. Terlihat aneh dengan segala dandanan diluar manusia pada umumnya.

Namun bagi para pecinta anime sejati, dikira aneh adalah hal yang biasa. Mereka akan tetap menikmati hidup sebagai pecinta anime dengan rasa bangga dan bahagia.

2.      Merasa Sendiri di Tengah Keramaian

Lingkungan sekitar selalu menyediakan berbagai keramaian. Tapi pecinta anime justru memilih kesndirian di tengah keramaian. Mereka mengunci diri di kamar menikmati menonton anime atau membaca manga. Kesendirian bagi mereka bukanlah kesepian. Tapi justru sebagai cara terbaik untuk menikmati sesuatu yang mereka suka. Terlebih lagi bagi para pecandu anime. Mereka akan dengan senang hati menarik diri dari kehidupan sosial untuk menikmati hobinya tersebut.

3.      Selalu Ingin Pergi Ke Jepang

Salah satu hal membanggakan bagi para pecinta anime demon slayer ship ataupun anime lainnya adalah kesempatan untuk bisa pergi ke Jepang. Di sana mereka bisa menapak tilas dan melihat secara langsung bagaimana kehidupan negara asal anime.

Jepang bagi mereka ada surga dunia yang selalu mereka impikan. Bahkan bagi mereka yang sudah mendeklarasikan diri sebagai wibu, akan selalu menggunakan semua hal yang berhubungan dengan Jepang dimanapun berada. Seperti menggunakan bahasa Jepang dan budaya Jepang di negaranya sendiri.

4.      Sebuah Harapan yang Tidak Seindah Realita

Selain pergi ke Jepang, satu hal lain yang selalu mereka harapkan. Yaitu bisa menjalani kehidupan seperti di negeri anime. Mereka selalu berkhayal bahwa negeri anime memang nyata adanya. Sehingga mereka bisa melepaskan diri dari dunia nyata dan pergi ke dunia anime dengan segala keindahannya.

Khayalan ini biasanya mereka wujudkan dengan menjadi cosplayer. Minimal ketika mereka menjadi cosplayer, mereka bisa merasakan bagaimana mengenakan kostum ala anime dengan rambut warna-warni yang cantik.

Sekilas hal ini memang nampak sebuah duka bagi orang awam. Namun bagi pecinta anime, menjalani hidup sebagai cosplayer merupakan satu kebanggaan tersendiri. Sama ketika mereka mampu membawa nama baik Indonesia di ajang cosplayer yang sering diadakan di Jepang. Sungguh sebuah prestasi membanggakan yang bisa mereka raih.

5.      Senyum dan Nangis Sendiri

Pernah menonton demon slayer ship ataupun anime lainnya di kamar sendirian?

Jika pernah, kamu akan tahu bagaimana rasanya senyum dan tertawa sendiri.

Menikmati semua adegan dan scene anime tanpa orang lain tahu.

Inilah kenikmatan hakiki yang bisa dirasakan oleh pecinta anime. Jika kamu pernah merasakannya, berarti selamat! Ksmy berhak mendapat predikat pecinta anime sejati.

 

Nah, itu dia suka duka sebagai otaku. Apakah kamu pernah merasakannya?

Leave a Reply

Your email address will not be published.