Cara Menjadi Wibu Sehat Ala Penggemar Demon Slayer S2

demon slayer s2
demon-slayer-S2-source-image-tribunnews.com

 

Wibu atau orang yang suka dengan semua hal berbau Jepang memang nyata adanya.

Saking bangga dan terobsesinya dengan budaya Jepang, mereka seperti lupa akan budayanya sendiri.

Salah satu alasan seseorang menjadi wibu adalah kegemaran mereka pada dunia anime demon slayer train ataupun anime lainnya.

Menyukai budaya Jepang hingga menjadi wibu memang tidak ada salahnya.

Namun satu hal yang tidak dibenarkan.

Yaitu menjadi wibu yang berlebihan hingga melupakan budayanya sendiri. Suka budaya negara lain tapi antipati dengan negaranya sendiri.

demon slayer s2
demon-slayer-S2-source-image-viu.com

Wibu seperti inilah yang dikatogorikan sebagai wibu demon slayer S2 yang tidak sehat.

Agar kamu tidak masuk dalam fenomena wibu tidak sehat, ada baiknya ikuti beberapa cara menjadi wibu di bawah ini :

  1. Jangan Bangga

Boleh-boleh saja menyukai Jepang.

Tapi jika terlalu bangga dengan budaya Jepang hanya gara-gara demon slayer s2, sepertinya tidak perlu.

Sebagus apapun budaya Jepang, tetap memiliki sisi negatif yang juga harus dijadikan sebagai pertimbangan.

Dan sejelek-jeleknya budaya sendiri tetap ada hal positif yang bisa dibanggakan.

 

Maka dari itu jangan bangga ketika mendeklarasikan diri sebagai wibu. Cukup ambil sisi positifnya saja.

Jangan sampai menjadi wibu akut orang Jepang jadi-jadian.

Karena bisa jadi bangsa Jepang yang sesungguhnya saja tidak sampai seperti itu.

 

  1. Tidak Ada Benarnya Menjadi Wibu

Memang tidak ada salahnya menjadi wibu.

Tapi kalau sudah pada taraf kecanduan Jepang, maka jelas sudah tidak dibenarkan lagi.

Apa jadinya jika generasi bangsa ini lebih bangga pada budaya negara lain?

Bagaimana pula nasib bangsa di kemudian hari jika generasi mudanya lebih fasih berbahasa Jepang daripada ngomong dengan bahasanya sendiri?

Oleh sebab itu, cukuplah menjadi anime lovers demon slayer s2 saja.

Tidak perlu sampai menyukai secara berlebihan negara asal anime tersebut.

Daripada waktu habis digunakan untuk mempelajari budaya orang lain, lebih baik habiskan waktu untuk mempelajari budaya sendiri.

  1. Cukup Suka Anime Saja

Iya. Benar. Suka anime demon slayer s2 atau anime lainnya tidak perlu sampai terobsesi dengan negaranya.

Sukai saja jalan ceritanya.

Karena jika kamu kreatif, maka tidak ada salahnya membuat animasi layanya anime Jepang dengan latar atau setting di negara sendiri.

Bayangkan saja. Misalkan ada cerita animasi dengan setting Gunung Bromo atau Gunung Lawu.

Atau bisa juga bersetting di Danau Rinjani dan beberapa tempat-tempat indah bersejarah lain di Indonesia.

Jelas ini adalah sebuah inspirasi cerdas yang didapat dari anime dibanding dengan menjadi wibu akut.

  1. Jangan Terobsesi Berlebihan

Membayangkan bisa mengenakan Kimono sambil memegang samurai memang menyenangkan. Atau memiliki rumah dengan desain Jepang tradisional lengkap dengan pemandian air panasnya.

Tidak masalah memiliki keinginan seperti ini. Yang menjadi masalah adalah jika obsesi itu terlalu berlebihan.

 

Misalnya saja tidak mau berbicara dengan bahasa Indonesia.

Mereka bahkan lebih bangga menggunakan bahasa Jepang di negaranya sendiri.

Obsesi yang berlebihan inilah yang menjadikan seorang Wibu cenderung menyepelekan budayanya sendiri hingga berakhir pada hilangnya cinta pada tanah air.

 

  1. Jadikan Motivasi

Jepang adalah negara maju dalam hal teknologi.

Masyarakat Jepang juga memiliki etos kerja dan kedisiplinan yang tinggi. Jika mengaku menyukai Jepang, cukuplah tiru kedisiplinan dan etos kerja yang tinggi tersebut.

Jadikan motivasi agar bisa sukses seperti mereka.

 

Demikian beberapa cara menjadi wibu yang sehat.

Jika kamu setuju, bisa bagikan postingan ini kepada temanmu sesama wibu lainnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published.