BI: Waspada Jadi Kunci Hadapi 2023

Perry mengungkapkan, sikap waspada dan agile menjadi kunci dalam menghadapi 2023.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo mengungkapkan, sikap waspada dan agile menjadi kunci dalam menghadapi 2023. Dia meyakini, single policy tidak akan berhasil untuk menghadapi ketidakpastian ekonomi yang masih akan berlanjut pada tahun ini.


“Diperlukan perpaduan kebijakan untuk menjaga sistem keuangan dan mendukung pertumbuhan ekonomi,” kata Perry dalam Annual Investment Forum 2023, Kamis (26/1/2023).


Dia memastikan, BI akan menjaga stabilitas sasaran inflasi yang ada. Selain itu juga menjaga stabilitas rupiah serta sistem keuangan.


“Kami akan terus memperkuat sinergi dengan pemerintah,” ucap Perry.


Dia menegaskan, pemahaman fundamental ekonomi, keuangan, dan siklus bisnis, serta tantangan yang akan datang akan menjadi faktor kunci keberhasilan. Khususnya untuk merumuskan dan mengkalibrasi ulang strategi investasi.


Terlebih, Perry mengakui, 2022 merupakan tahun yang sulit. BI memperkirakan ketidakpastian akan tetap ada pada tahun ini.


“Yang pasti, masalah geopolitik akan tetap ada dan pertumbuhan global diperkirakan akan melambat dengan kemungkinan resesi yang tinggi dan tingkat inflasi yang tinggi,” jelas Perry.