Bola  

Zlatan Ibrahimovic Sebut Timnas Argentina Tidak Akan Juara Piala Dunia Lagi, Ini Sebabnya! : Wallpaperspeed Bola

PENYERANG veteran AC Milan, Zlatan Ibrahimovic menyebut jika Timnas Argentina tidak akan lagi meraih gelar juara Piala Dunia. Hal tersebut menyusul perilaku para pemain La Albiceleste -julukan Argentina- yang dinilai buruk selama edisi 2022 lalu.

Ya, Timnas Argentina sukses menjadi jawara Piala Dunia 2022 usai menumbangkan Prancis di partai puncak. Lionel Messi cs menang via adu penalti dengan skor 4-2 usai bermain sama kuat 3-3 dalam 120 menit.



Timnas Argentina

Ibrahimovic menjelaskan Lionel Messi bisa memenangkan Piala Dunia untuk kedua kalinya, meski bakal segera pensiun dalam beberapa tahun kedepan. Selain itu, ia melihat Kylian Mbappe masih bisa memenangkan ajang empat tahunan tersebut meski gagal di Piala Dunia 2022.

“Messi dianggap sebagai pemain terbaik dalam sejarah, saya yakin dia akan menang. Apa yang akan terjadi adalah (Kylian) Mbappe masih akan memenangkan Piala Dunia,” kata Ibrahimovic dilansir dari Goal Internasional, Rabu (25/1/2023).

Penyerang berusia 41 tahun itu mengaku khawatir dengan punggawa Argentina lainya, setelah Messi memutuskan pensiun sebagai pemain sepak bola. Ibrahimovic menjelaskan pemain Argentina menunjukkan perilaku buruk selama merayakan kemenangan menjadi juara, sehingga semua orang tak menghargainya untuk bisa menjadi juara kembali.


Follow Berita Okezone di Google News

“Saya tidak mengkhawatirkannya (Lionel Messi), saya khawatir dengan yang lain di Argentina karena mereka tidak akan memenangkan apapun lagi. Messi telah memenangkan segalanya dan dia akan dikenang, tapi pemain lain yang berperilaku buruk, kami tidak bisa menghargainya,” ucapnya.

Emiliano Martinez

Selama perayaan kemenangan Piala Dunia 2022, para pemain Argentina menjadi sorotan semua orang. Pasalnya mereka terlihat melakukan selebrasi yang dianggap menghina Mbappe.

Selain itu, Emiliano Martinez mendapatkan kritikan keras dari semua pihak akibat perlakukan buruknya. Ia melakukan gerakan yang dinilai cabul karena trofi Golden Glove di bagian alat kelaminnya.