Detail Anime City Wallpaper yang Tak Terbantahkan

Anime City Wallpaper
Anime City Wallpaper source wallpaperforu.com

Apa yang terbayang dipikiran, saat berbicara mengenai Anime City Wallpaper?

Pertanyaan ini mudah dijawab, sebab konteks yang terpikirkan bakal mengarah pada zona anime yang benar-benar luas.

Mulai dari pengambaran grafis perkotaan, warna terang,

pepohonan dengan berbagai warna, karakter utama yang duduk damai melihat langit, hingga penggunaan cahaya sebagai penguat kesan yang diinginkan.

Semua aspek itu muncul begitu saja karena jika diperhatikan, konsep yang sama bakal Anda rasakan ketika menonton film, drama, dan animasi.

Pertanyaan yang kembali muncul, kenapa detail tersebut dibutuhkan? tidak ada jawaban lain, selain memperkuat sensasi cerita secara real.

 

Bukankah Anda menikmati keceriaan yang diperlihatkan dalam anime berjudul 5 Centimeter Per Second?

Dua karakter utama yang dibungkus dengan cerita romantis dan harus berpisah dalam waktu lama untuk urusan masing-masing, hingga akhirnya kembali dipertemukan.

Hubungan jarak jauh yang tidak disukai oleh beberapa kalangan itu, entah kenapa mampu dibungkus dengan indah oleh kreatornya.

Untuk mengisi dan menceritaan perasaan yang terjadi, anime itu tidak melulu menggunakan perkataan untuk menjelaskannya.

 

Terdapat beberapa scene, dimana fokus pengambaran diperlihatkan pada pemandangan alam dan keadaan langit nan cerah.

Tanpa Anda bertanya kenapa dan mengapa, penonton pasti sudah bisa mendapatkan suasana hati yang dirasakan oleh kedua karakter melalui senyuman mereka.

Seperti itulah Anime City Wallpaper berperan dalam meningkatkan kualitas penceritaan anime.

Uniknya, pembungkusan yang dilakukan pada film dan drama lebih konkrit, sehingga penonton akan mudah terbawa emosi yang diperlihatkan.

 

Anime City Wallpaper
Anime City Wallpaper source peakpx.com

Pernahkan Anda menangis karena kemampuan akting IU dalam dramanya My Ahjussi?

Jika iya, Anda harus bersuka hati, sebab IU mendapatkan beberapa penghargaan untuk kesuksesannya dalam drama tersebut.

Namun ketika ditarik ke belakang,

Anda mungkin bakal melihat bahwa kesan kesendirian, sepi,

terlantar,

hingga penderitaan karakter Lee Ji An didukung oleh detail-detail kecil yang memperindah drama tersebut.

 

Misalnya saja, scene yang memperlihatkan Lee Ji An berlarian membawa neneknya untuk melihat bulan

purnama menggunakan kereta dorong yang dicurinya dari mini market.

Ia berdiri diam disamping neneknya yang bisu sambil melihat bulan yang bersinar.

Tidak banyak percakapan yang terjadi,

tetapi sentuhan emosi itu tersampaikan dengan baik dalam balutan keindahan yang menyedihkan.

Anime City Wallpaper juga mempunyai tugas serupa untuk mempertajam alur anime.

 

Sebenarnya, berbicara mengenai konsep ini akan memakan waktu seharian penuh.

Tetapi seperti itulah dampak dari sebuah tayangan yang melekat di hati.

Tidak salah jika sekarang, tim produksi dari perusahaan-perusahaan film dan anime dari berbagai negara terus

berlomba menciptakan karya yang menyenangkan sekaligus mampu mengomunikasikan pesan yang ingin disampaikan.

Jadi, bersiaplah karena Anime City Wallpaper akan semakin banyak bermunculan karena ide yang dikembangkan bakal bertumpuk-tumpuk untuk menghasilkan karya yang mengesankan.

 

Jika kembali diperhatikan, Anime City Wallpaper kerap menggunakan dominasi warna vintage.

Misalnya saja, merah muda, ungu cerah, hingga putih dan hitam yang bercampur dengan warna lainnya.

Pilihan warna itu tentu bakal berdampak pada mood yang ditampilkan, sehingga wajar jika Anda membuat pertanyaan mengenai hal tersebut.

Tetapi yang terpenting disini ialah hadirnya kesan estetik yang tidak membosankan.

 

Meskipun penonton bakal paham bahwa gambaran itu terlalu imajiner tetapi beberapa pihak bakal memahami hal

tersebut karena ending yang didapatkan akan sangat membantu tim produksi dalam mengirimkan pesan yang ingin diberikan kepada penontonnya.

Ketentuan ini sama seperti pengambilan gambar sepatu lusuh milik Lee Ji An.

Tanpa harus dijelaskan, penonton akan langsung paham bahwa gadis mungil tersebut terus berlari menggunakan sepatu lusuhnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published.