Operasi Zebra Lodaya 2022, Polres Cirebon Kota Adakan Aksi Teatrikal

Suara.com – Beragam cara bisa dilakukan dalam memberikan informasi dan edukasi. Termasuk soal aturan tertib berlalu-lintas. Inilah yang dilakukan oleh Polres Cirebon Kota. Yaitu melakukan aksi teatrikal dalam rangka sosialisasi berkendara aman.

Dikutip dari kantor berita Antara, dalam rangka Operasi Zebra Lodaya 2022, Satlantas Polres Cirebon Kota, Jawa Barat, melakukan aksi teatrikal di perempatan Gunungsari, untuk sosialisasi berkendara aman kepada pengguna jalan

“Aksi teatrikal ini kami lakukan dan tunjukkan kepada pengguna jalan, agar lebih berhati-hati,” jelas AKP Triyono Raharja, Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Cirebon Kota di Cirebon, Kamis (6/10/2022).

Sejumlah petugas gabungan saat bersiaga di ruas jalan yang berada di Kota Cirebon pada hari pertama ditetapkannya sistem ganjil-genap, Jumat (13/8/2021). [Suarajabar.id/Abdul Rohman]
Sejumlah petugas gabungan saat bersiaga di ruas jalan yang berada di Kota Cirebon pada hari pertama ditetapkannya sistem ganjil-genap, Jumat (13/8/2021). Sebagai ilustrasi Kota Cirebon [Suarajabar.id/Abdul Rohman]

Menurutnya teatrikal yang dilakukan itu memberikan contoh kepada para pengguna jalan saat melaju di jalan raya tanpa menggunakan kelengkapan berkendara bisa berakibat fatal. Antara lain tanpa helm SNI, celana panjang, sepatu, juga alat pengamanan lainnya.

Baca Juga:
CEO Citroen Vincent Cobee Tentang Pasar Otomotif Indonesia: Bisa Melebihi Thailand

Satlantas Polres Cirebon Kota, mengajak para pengendara agar tetap patuh terhadap aturan berlalu-lintas, supaya bisa meminimalkan risiko ketika terjadi kecelakaan lalu- lintas.

“Karena ketika tidak melengkapi kelengkapan berkendara dan kemudian terjadi kecelakaan, maka fatalitas akan cukup parah,” ujar AKP Triyono Raharja mengingatkan.

Selama Operasi Zebra Lodaya 2022 (3-16/10/2022) Satlantas Polres Cirebon Kota lebih menitikberatkan untuk edukasi, dan sosialisasi kepada masyarakat pengendara. Baik sepeda motor maupun mobil, agar lebih menaati aturan berlalu-lintas.

AKP Triyono Raharja menambahkan selama tiga hari pelaksanaan Operasi Zebra Lodaya 2022, pihaknya telah memberikan blangko teguran kepada 200 lebih pengendara, baik yang melawan arus, tidak menggunakan helm, tidak memakai sabuk pengaman dan pelanggaran lainnya.

Baca Juga:
Kapolda Bali Irjen Pol Putu Jayan Danu Putra Coba Mobil Listrik untuk KTT G20

Para pengendara pelanggar tadi tidak diberikan surat tilang, dikarenakan pada Operasi Zebra Lodaya 2022 lebih mengedepankan edukasi dan sosialisasi.

“Selama pelaksanaan, sudah ada 200 lebih blangko teguran yang kami berikan kepada masyarakat, karena mereka melawan arus, tidak memakai helm dan lainnya,” pungkas AKP Triyono Raharja.