Kepulauan Marshall Hentikan Negosiasi dengan AS Terkait Uji Coba Nuklir

Kepulauan Marshall pada Jumat (23/9) menghentikan negosiasi penting dengan Amerika atas keluhan yang sedang berlangsung terkait uji coba nuklir sejak 70 tahun di atol di jantung Pasifik itu.

Diskusi yang direncanakan akhir pekan ini di Majuro untuk memperbarui ketentuan Compact of Free Association – perjanjian internasional utama antara Amerika, Kepulauan Marshall, Mikronesia dan Palau – dibatalkan. Marshall menolak melanjutkan pembicaraan kecuali jika Amerika membahas masalah kesehatan, lingkungan dan ekonomi yang berkelanjutan akibat uji senjata nuklir Amerika dari tahun 1946-1958 di atol yang indah itu.

Marshall mengajukan usul perjanjian penyelesaian ke negosiator Amerika dalam putaran kedua pembicaraan pada Juli, tetapi sejauh ini belum ada tanggapan. Tim Marshall yang merundingkan kembali perjanjian tersebut menolak melakukan perjalanan untuk pembicaraan lebih lanjut di Washington.

Kenneth Kedi, ketua parlemen Marshall, mengatakan pada Jumat bahwa “tidak bijaksana untuk menghabiskan lebih dari $100.000 untuk delegasi kami melakukan perjalanan ke Washington” kecuali kalau kekhawatiran mereka ditangani.

Departemen Luar Negeri Amerika merilis pernyataan melalui kedutaan di Majuro yang mengatakan Joseph Yun, utusan khusus Amerika untuk negosiasi Compact, minggu depan akan bertemu Presiden Marshall David Kabua di Washington “untuk melanjutkan diskusi”. [ka/uh]