Aturan Emisi Semakin Ketat, Suzuki Jimny Bakal Memiliki Opsi Hybrid

Suara.com – Semakin ketatnya standar emisi yang diterapkan di sejumlah negara membuat pabrikan mobil segera berbenah. Sebab bila tidak dilakukan, perusahaan tidak lagi bisa menjual produknya karena tidak memenuhi persyaratan tertentu.

Hal ini juga dilakukan Suzuki. Perusahaan otomotif asal Jepang itu dikabarkan akan menghadirkan produk ikonik mereka, yakni Suzuki Jimny dengan pilihan hybrid.

Managing Director Suzuki Australia, Michael Pachota, menyebutkan standar emisi gas buang di sejumlah negara menjadi salah satu penghambat penjualan mobil konvensional atau memiliki mesin bakar (Internal Combustion Engine atau ICE).

Baca Juga:
Bupati Cianjur Herman Suherman: Pembelian Kendaraan Dinas Listrik Masuk Anggaran 2023, Pilih Jenis Hybrid

Dengan demikian hampir setiap model yang dimiliki saat ini akan dibekali dengan teknologi hybrid.

“Suzuki akan menawarkan versi hybrid dari setiap modelnya secara lokal pada 2025,” jelas Pachota seperti dilansir Carsales Australia.

Khusus untuk model Suzuki Jimny, pihak pabrikan berencana untuk memperkenalkan Jimny versi listrik pada 2030. Namun sejauh ini belum ada informasi lebih lanjut mengenai detail produk tersebut.

Sebagai catatan, kabar mengenai Suzuki Jimny akan mengadopsi teknologi hybrid memang sudah santer terdengar. Mobil ini kabarnya masih membawa mesin K15B 1.5L bertenaga 100 dk dan torsi 130 Nm.

Informasi lainnya menyebutkan bila Suzuki Jimny bisa saja menggunakan mild hybrid yang tentunya membuat mobil lebih sedikit mengeluarkan emisi.

Laporan lain lainnya mengatakan bahwa Jimny akan mengusung mesin mild hybrid turbocharged.

Baca Juga:
Produk Elektrifikasi Mitsubishi Xpander Hybrid Sudah Siap, Kapan Meluncur?