Tekno  

Modernisasi jaringan untuk solusi tranformasi digital

Bangkok, Thailand (ANTARA) – Modernisasi jaringan merupakan salah satu komponen penting dalam transformasi digital. Oleh karenanya dibutuhkan solusi teknologi guna meningkatkan produktivitas dalam berbisnis. 

Jaringan yang diperbaharui bertujuan untuk mempermudah atau menyederhanakan operasional IT. Namun, ini juga harus didukung dengan ekosistem layanan dalam satu platform.

Aruba, perusahaan Hewlett-Packard Enterprise (HPE) hadir dengan solusi ini yang mengedepankan ketangkasan (agility), automasi (automation), dan keamanan (security).

Chief Product and Technology Officer Aruba David Hughes mengatakan seiring dengan transformasi digital dan adaptasi lingkungan kerja yang hibrida, maka sangat dianjurkan untuk menerapkan jaringan yang modern.

“Usaha kecil atau menengah setiap empat, lima atau enam tahun harus mengadopsi teknologi baru yang lebih cepat,” ujar David saat berbincang di sela-sela Aruba Atmosphere 2022, Bangkok, Thailand, Rabu.

David menjelaskan tiga poin utama yang ditawarkan Aruba dalam solusi jaringan modern yang dapat diterapkan oleh para pelaku bisnis yakni ketangkasan, automasi dan keamanan.

Ketangkasan dalam hal ini, penerapan network-as-a-service (NaaS) yang semakin mudah, untuk mendorong arsitektur masa depan yang terintegrasi, cloud-native, standarisasi dan mengoptimalkan anggaran serta staf.

Automasi bertujuan untuk mewujudkan workflow yang sederhana dan automasi berkekuatan kecerdasan buatan (AI) guna menghemat waktu dan sumber daya yang diperlukan untuk merencanakan, menerapkan, serta mengelola jaringan yang mendukung konektivitas remote, di cabang hingga dan di cloud.

Lebih lanjut, David mengatakan keamanan sangat penting untuk meningkatkan kemampuan dalam mendeteksi ancaman dan memberikan perlindungan, dengan memanfaatkan kerangka kerja zero trust dan SASE (Secure Access Service Edge), dengan cara memanfaatkan access control yang identity-based dan Dynamic Segmentation.

Aruba juga menawarkan layanan Network-as-a-Service (NaaS) untuk menyediakan fleksibilitas bagi pengguna atau bisnis. Para pelanggan akan diberikan bantuan untuk menyesuaikan solusi yang diberikan Aruba dengan finansial masing-masing.

“Pelanggan bisa menggunakan paket layanan yang ada, jika memungkinkan untuk membeli atau membayarnya setiap bulan. Ini cara yang bisa dilakukan oleh pelanggan kecil atau menengah,” kata David.

Baca juga: Telkom agresif modernisasi jaringan untuk persiapan layanan 5G

Baca juga: Indosat investasi Rp15 triliun untuk modernisasi jaringan

Baca juga: Tingkatkan perekonomian, Gorontalo modernisasi jaringan ke fiber optik

Pewarta: Maria Cicilia Galuh Prayudhia
Editor: Maria Rosari Dwi Putri
COPYRIGHT © ANTARA 2022