Tekno  

Tombol ‘Tidak Suka’ dan ‘Tidak Tertarik’ di YouTube Disebut Tidak Berfungsi

Suara.com – Sebuah studi baru mengungkap, tombol ‘Tidak Suka’ dan ‘Tidak Tertarik’ di YouTube terhadap jenis video tertentu, rekomendasi yang sama akan terus berdatangan.

Studi baru ini dilakukan Mozilla, menggunakan data rekomendasi video dari lebih dari 20.000 pengguna YouTube.

Bahkan, tombol “berhenti merekomendasikan saluran” dan “hapus dari riwayat tontonan” sebagian besar tidak efektif untuk mencegah konten serupa direkomendasikan.

Kondisi terbaiknya adalah, rekomendasi dari tombol-tombol tersebut masih hadir setengahnya.

Baca Juga:
Rekomendasi HP Harga Rp 1 Jutaan Terbaik untuk Gaming Ringan

Paling buruknya, tombol-tombol itu nyaris tidak memblokir video serupa tetap muncul sebagai rekomendasi.

Peneliti Mozilla meminta sukarelawan yang menggunakan yayasan RegretsReporter, ekstensi browser yang melapisi tombol “berhenti merekomendasikan” untuk video YouTube yang dilihat oleh peserta.

Ilustrasi YouTube (Unsplash)
Ilustrasi YouTube (Unsplash)

Dengan menggunakan data yang dikumpulkan dari lebih dari 500 juta video yang direkomendasikan, asisten peneliti membuat lebih dari 44.000 pasang video — satu video yang “ditolak”, ditambah satu video yang kemudian direkomendasikan oleh YouTube.

Peneliti kemudian menilai, mesin memutuskan apakah rekomendasi tersebut terlalu mirip dengan video yang ditolak pengguna.

Dibandingkan dengan kelompok kontrol dasar, mengirimkan sinyal “tidak suka” dan “tidak tertarik” hanya “sedikit efektif” dalam mencegah rekomendasi buruk, masing-masing mencegah 12 persen dari 11 persen rekomendasi buruk.

Baca Juga:
Rekomendasi 10 Game Online PC, Dijamin Gratis dan Seru!

Tombol “Jangan rekomendasikan saluran” dan “hapus dari riwayat” sedikit lebih efektif.