Gaya Hidup Mewah Polisi itu Realita bukan Tuduhan

Suara.com – Wakil Ketua Komisi III DPR RI Desmond J. Mahesa menegaskan bahwa gaya hidup mewah anggota polisi bukan sekadar menjadi tudingan belaka.

Diketahui, kekinian gaya hidup mewah anggota polisi memang sedang menjadi sorotan. Terlebih setelah jurnalis senior Najwa Shihab ikut mengkritik.

Sementara itu, berkaitan gaya hidup mewah anggota polisi, Desmond ikut mengamini apa yang dikatakan Najwa Shihab.

Ia menegaskan bahwa cerita polisi mewah bukan hanya jadi tudingan, melainkan realita di kenyataan.

Baca Juga:
Tukang Es Disangka Bjorka, Komisi III DPR: Kalau Polisi Buru-buru itu Biasa, Kalau Tangkap yang Bener Baru Aneh

“Kalau itu realita ya. Bukan tuduhan,” kata Desmond di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (20/9/2022).

Balasan Kapolri Dikritik Najwa Shihab

Sebelumnya, Najwa Shihab didesak Sahabat Polisi Indonesia untuk melakukan permohonan maaf kepada polisi. Hal ini terkait dengan kritik Najwa pada institusi polisi dan gaya hidup polisi.

Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo. [Suara.com/Alfian Winanto]
Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo. [Suara.com/Alfian Winanto]

Namun berbeda dengan Sahabat Polisi, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo malah berpandangan berbeda. Dia menyebutkan bahwa orang yang paling pedas mengkritik polisi maka mereka lah sahabat Kapolri sesungguhnya.

Hal ini dinyatakan sendiri oleh Listyo Sigit dalam wawancara lamanya di acara Live Rosi Kompas TV yang tayang Desember 2021 lalu.

Baca Juga:
Desak Najwa Shihab Minta Maaf, Sahabat Polisi: Bijaklah Berpikir dan Bersikap

“Jangan ragu-ragu lagi saya sampaikan bahwa yang berani mengkritik paling pedas untuk polisi itu jadi sahabatnya Kapolri,” ujar Listyo Sigit.