PT KTB Bicara Soal Kelanjutan Truk Listrik e-Canter di Indonesia

Suara.com – PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB) mengutarakan nasib truk listrik e-Canter di Indonesia. Meski sampai saat ini belum dipasarkan, PT KTB terus bersemangat melakukan riset untuk pasar Indonesia.

“Saat ini kami membawa e-Canter di GIIAS 2022 sekaligus mengumumkan bahwa kami sudah mempelajari pasar dengan POC (Proof of Concept) yang ada di Bali. Tahun ini kami mencoba pengujian pasar untuk mencari kebutuhan masyarakat dan bagaimana potensi truk listrik kami diterima masyarakat,” ujar Nobukazu Tanaka, President Director PT KTB, di arena GIIAS 2022.

Ia menambahkan, prinsipal sudah melakukan inisiasi produksi massal untuk truk listrik di Jepang sejak 2017. Jadi Mitsubishi Fuso sudah punya pengalaman yang panjang mengenai truk listrik.

Baca Juga:
GIIAS 2022 Berikan Harga Tiket Khusus Spesial HUT Kemerdekaan RI ke-77

“Kami berupaya memahami kebutuhan masyarakat, juga menyaksikan bagaimana produk ini sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Jika memang sudah ada jawabannya kami akan segera ke level selanjutnya,” kata Nobukazu Tanaka.

Unit bus dari varian Canter FE 84GBC, bekerja sama dengan PT Bagong Dekaka Makmur di display PT KTB [Suara.com/Manuel Jeghesta Nainggolan].
Unit bus dari varian Canter FE 84GBC, bekerja sama dengan PT Bagong Dekaka Makmur di display PT KTB [Suara.com/Manuel Jeghesta Nainggolan].

Lebih jauh, Tanaka-san mengatakan, bagaimana kini prinsipal memikirkan ekspansi truk listrik di pasar Indonesia. Karena negeri kita adalah pasar yang penting bagi MFTBC atau Mitsubishi FUSO Truck and Bus Corporation.

Selain itu, Indonesia juga merupakan potensi pasar truk listrik e-Canter di masa depan.

“Melalui study POC kami berupaya untuk mempertimbangkan apakah akan mengenalkan model ini ke Indonesia,” tutup Tanaka-san.

Baca Juga:
New Suzuki Baleno Memiliki Versi Hybrid, Mengapa Tidak Dibawa ke Indonesia?