5 Pesan Khusus Megawati ke Kader PDIP di HUT ke-77 RI, Salah Satunya Minta Kader Tak Terjebak di Zona Nyaman

Suara.com – Ketua Umum DPP PDIP, Megawati Soekarnoputeri, memberikan pesan khusus kepada kadernya dalam Peringatan HUT ke-77 Republik Indonesia, Rabu (17/8/2022). Salah satunya agar kader tidak terjebak pada zona nyaman.

Hal itu disampaikan Sekjen DPP PDIP, Hasto Kristiyanto, meneruskan pesan Megawati dalam upacara perayaan HUT RI ke-77, yang dilakukan PDIP di Gedung Sekolah Partai, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Rabu (17/8/2022).

“Bu Mega menyampaikan lima pesan, pertama, jangan melupakan sejarah, jas merah. Belajar lah dari masa lalu untuk masa depan,” kata Hasto.

Kemudian ke dua, Hasto menyampaikan, Megawati mewanti-wanti agar para kadernya tidak terjebak hanya di zona nyaman saja.

Baca Juga:
Mudah Dilakukan, Ini Lho Inspirasi Lima Aktivitas Menarik Rayakan HUT ke-77 RI

“Ketiga, kobarkan semangat juang suatu fighting spirit bagaikan api nan kunjung padam. Dengan fighting spirit ini lah pdip akan mampu menghadapi ujian, jalan yang berliku dan kerikil-kerikil tajam yang mengadang jalan kita,” tuturnya.

“Namun sebagai partai yang begitu memahami hakekat perjuangan dan dengan kepemimpinan yang kuat, kerja ke bawah dan bersatu dengan rakyat kita akan mampu menghadapi berbagai ujian sejarah tersebut,” sambungnya.

Lalu pesan yang ke empat, kata Hasto, Megawati meminta kader memperjuangkan nasib rakyat. Sebab, kata dia, proklamasi, kemerdekaan, mengandung suatu tekad untuk membawa perubahan nasib rakyat.

“Masyarakat adil dan makmur, masyarkat yang betul-betul sadar menggembleng diri dalam perjuangan,” tuturnya.

Lebih lanjut, yang terakhir, Hasto menyampaikan Megawati meminta agar kader bangun kejayaan bangsa melalui penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi.

Baca Juga:
Peringati HUT RI Ke-77, Megawati Ingatkan Kembali Pernyataan Sang Proklamator: Kemerdekaan Adalah Jembatan Emas

“Pesan kelima, bangun kejayaan bangsa melalui penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi melaluinriset dan inovasi agar Indonesia menjadi bangsa yang berdiri di atas kaki sendiri,” tandasnya.