Fraksi Demokrat AS Revisi Rencana Pajak untuk Loloskan RUU Ekonomi 

Fraksi Demokrat di Senat AS telah mengubah bagian dari pajak minimum yang mereka usulkan untuk perusahaan besar dan beberapa perubahan lain dalam RUU ekonomi mereka, demikian kata pemimpin mayoritas Senator Chuck Schumer pada Jumat (5/8).

Partai Demokrat sedang berusaha merapatkan barisan agar bisa meloloskan sebuah kemenangan agenda domestik untuk Presiden Biden di tengah musim kampanye menjelang pemilihan sela bulan November mendatang.

Kata Schumer, Senator Demokrat dari New York, fraksi Demokrat juga membatalkan sebuah kenaikan pajak yang diusulkan untuk eksekutif bisnis ekuitas swasta pasca tuntutan oleh Senator Kyrsten Sinema, Demokrat dari negara bagian Arizona.

“Senator Sinema telah mengatakan tidak akan mendukung RUU ini kecuali pajak “ekuitas swasta” ini dicopot dari dalam RUU ini,” demikian menurut Schumer.

Produk legislatif ini sudah pasti akan ditentang oleh seluruh anggota Kongres Partai Republik, dan akan diloloskan lewat 50 suara senator Demokrat, termasuk Senator Sinema, ditambah dengan WaPres Kamala Harris, sehingga diharapkan RUU itu akan bisa lolos dengan selisih suara 51 lawan 50.

Fraksi Republik berkilah bahwa RUU ini akan memperburuk inflasi, sebuah keprihatinan utama dari pemilih, mengendurkan semangat perusahaan untuk merekrut karyawan, serta menaikkan harga energi yang sudah mahal lewat perpajakan.

Tetapi analis yang non-partisan sudah mengatakan bahwa produk legislatif ini hanya akan berdampak kecil pada inflasi dan ekonomi. [jm/pp]