Rahasia Kucing Black and White Kittens Nan Menggemaskan

Black and White Kittens
Black and White Kittens source warrenphotographic.co.uk

Apa yang Anda bayangkan, saat berbicara mengenai Black and White Kittens?

Jawabannya mudah saja, sebab kucing manis dengan perpaduan dua warna ini sangat menarik perhatian.

Kucing yang sering disebut Tuxedo tersebut menjadi populer karena kecantikan yang dimilikinya.

Dilihat sekilas saja, Anda yang termasuk pecinta hewan pasti langsung jatuh hati padanya.

Kucing jenis ini mempunyai karakteristik visual mencolok, sehingga mudah dikenal bahkan dari jarak jauh.

Sedangkan untuk kebiasaannya, Tuxedo bukan jenis kucing manja yang senang bermalas-malasan.

Kucing tersebut bisa dikatakan aktif, dan menjaga kebersihan dengan baik.

Selain itu, Anda bakal sangat menyukainya karena Tuxedo bukan kucing rewel yang harus dimandikan setiap hari.

Faktor-faktor tersebut yang membuat Tuxedo menjadi kucing paling manis untuk dijadikan teman di rumah.

Sama seperti ras hewan lain, kucing dengan bulu hitam dan putih tersebut mempunyai jenis beragam yang semuanya mencuri perhatian.

 

Nah, untuk penamaan Tuxedo sendiri bukan berasal dari ras kucing tertentu.

Pemberian nama ini dikarenakan dua warna unggul pada kucing tersendiri.

Tidak melulu hitam dan putih. Beberapa kucing Tuxedo memiliki warna oren, abu-abu, hingga perak.

Keunikan itulah yang membuat kucing disemakin menggemaskan dengan tingkah lucunya.

Bagi Anda yang ingin memelihara Black and White Kittens, mesti menyiapkan berbagai aspek pendukungnya.

Mulai dari pemilihan pakan, kebersihan kandang, hingga memberikan asupan tertentu

untuk menunjang kesehatan si mungil ini.

Untuk kebutuhan detailnya, Tuxedo bisa disamakan seperti kucing peliharaan lain.

Jadi, bisa dikatakan kucing dengan pesona gen tersebut mampu membius siapapun dengan mudah.

Untuk Anda yang penasaran akan detail Tuxedo, berikut fakta unik yang dimilikinya:

  1. Disembah warga Mesir Kuno

Beberapa sumber terpercaya menjelaskan, bahwa Mesir Kuno adalah salah satu negara yang paling menghormati kucing karena kepercayaan mereka yang menganggap, kucing bagian dari dewa.

Kenyataan tersebut kian dipercaya, sebab lambang atau simbol dewi di Mesir Kuno sering menggambarkan kucing.

Menariknya,70% simbol kucing yang digunakan ialah Black and White Kittens.

 

  1. Perkembangan yang cepat

Bukan hanya di Indonesia, kucing Tuxedo bisa berkembang dengan cepat karena adaptasinya yang mudah dilakukan.

Tidak hanya itu, kucing ini semakin tampil keren karena kecerdasannya.

Hal tersebut dibuktikan oleh para ahli yang melakukan penelitian terhadap kemampuan Tuxedo dalam bertahan hidup setelah kelahirannya.

Terbukti, Tuxedo hanya butuh waktu 24 jam untuk membuka mata.

Berbeda jauh dengan jenis kucing lain yang membutuhkan waktu hingga satu hingga dua minggu. Wajar, jika Tuxedo mulai mengenali lingkungannya dengan cepat.

 

  1. Memiliki sejarah cerah

Tuxedo menjadi satu-satunya kucing yang pernah dicalonkan menjadi walikoda di Kanada.

Selain itu, para ahli lain yang juga menarik Tuxedo dalam sejarah cerahnya ialah sang penulis romantis William Shakespeare yang mempunyai anabul motif Tuxedo.

Begitu pula dengan tokoh terkenal lain seperti Sir Issac Newton.

Bukankah semua ini menjadi rahasia unik yang hanya dimiliki si mungil Tuxedo?

 

  1. Sangat cerdas

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, bahwa Tuxedo bisa dengan mudah melakukan adaptasi karena kecerdasannya yang berkempat cepat.

Kemampuan seperti ini jarang dimiliki kucing jenis lain, sehingga memelihara Black and White Kittens menjadi pilihan terbaik bagi Anda yang malas memberikan latihan pada hewan peliharaan.

Semua aspek diatas cukup menggambar tentang kecerdasaannya.

Tidak mungkin William Shakespeare yang termasuk penulis terpopuler menggunakan anabul kucing ini, jika dia tidak mempunyai keunikan lebih tinggi dari kucing lain.

Pada intinya, Anda harus percaya bahwa daya tarik Tuxedo muncul karena kucing jenis ini memiliki visual keren yang patut dipamerkan.

Leave a Reply

Your email address will not be published.