Cara Memelihara Makhluk Baby Otter Nan Mungil

baby otter
baby Otter source bbc.com

Berang-berang kecil atau sering disebut baby Otter adalah bagian dari binatang yang kerap menyita perhatian karena kelucuannya.

Sama seperti hewan peliharaan lainnya, berang-berang ini tidak bisa ditangkap begitu saja karena pemilik mesti memperhatikan proses memelihara yang benar.

Berhubung jumlah populasinya yang semakin sedikit, berang-berang kecil tidak mudah ditemukan di alam bebas.

Anda mungkin bisa mendapatkannya dengan adobsi ataupun import dari negara lain.

 

Selain itu, berang-berang kecil juga menjadi hewan peliharaan yang cukup kompleks perawatannya.

Anda mesti memastikan berbagai hal kecil karena visual dari hewan yang mungil.

Meskipun begitu, Otter jenis ini tetap menarik perhatian pecinta binatang untuk dimiliki.

Nah, sebelum membahas lebih detail terkait cara memeliharanya.

Anda mesti paham mengenai karakteristik dari hewan dengan bulu kecoklatan tersebut.

 

Secara fisik, Otter mempunyai ukuran tinggi 406-635 mm.

Sedangkan untuk berat badanya, berada dikisaran 2,7 sampai 5,4 kg. Hal ini yang membuat Otter dapat dipegang satu tangan.

Spesiel kecil itu semakin menggemaskan karena jejak kaki dan tangannya begitu imut, jika sangat berbeda dari hewan kecil lainnya.

Walaupun secara visual terlihat lemah, Otter termasuk golongan mamalia yang memiliki sisi agresif.

 

Fakta itu diperkuat oleh kemampuan Otter dalam mempertahankan hidup di alam bebas.

Dimana berang-berang kecil bisa menggunakan insting dengan baik untuk mendapatkan mangsa yang ukuran cukup besar.

Dalam usaha memangsa, Otter sering menggunakan giginya yang tajam untuk merobek kulit musuh.

Kebiasaan yang juga menarik dari hewan ini adalah kesukaannya pada daerah lembap. Otter suka membersihkan kulit dengan menjilatinya.

 

Kebiasaan tersebut sama menggemaskannya dengan kucing bukan? Selain ikan, berang-berang kecil juga sering mencari mangsa di area persawahan dan tempat berlumpur lainnya.

Nah, bagi Anda yang menginginkan Otter sebagai peliharaan di rumah harus paham, jika hewan ini tidak mudah dikontrol dengan mudah.

Setidaknya, pemilik mesti sabar karena Otter liar sulit dijinakan.

Sedangkan berikut, tips memelihara baby Otter yang perlu Anda ketahui:

 

  1. Pilih Otter jinak

Berhubung Otter yang Anda temukan di alam liar lebih sulit dijinakan. Ada baiknya Anda memilih membelinya di pasar hewan. Selain itu, pemilik mesti selektif dalam memilih hewan peliharaan satu ini. Biasanya Anda disarankan membeli Otter yang sudah tumbuh gigi.

 

  1. Pastikan usia Otter

Tips selanjutnya, Anda mesti menentukan usia baby Otter yang diinginkan.

Kebanyakan dari pecinta binatang lebih menyarankan untuk memastikan usia Otter 1 hingga 2 bulan, sebab diusia tersebut Otter lebih mudah dijinakan.

Selain itu, Otter sudah tumbuh gigi dan bisa lepas dari sang induk.

 

  1. Mempermudah adaptasi Otter

Otter yang mudah jinak adalah hewan yang sering berada pada kebisingan. Setidaknya, pastikan Otter tidak terganggu dengan kehadiran orang lain, sentuhan, hingga lingkungan baru.

 

  1. Sediakan bak atau lahan basah

Karakteristik utama dari Otter adalah lingkungan yang lembap.

Ciri khas ini tidak bisa Anda hindari, sehingga sudah seharusnya pemilik menyiapkan lahan basah dan bak untuk tempatnya membersihkan diri.

Jika diperlukan, Anda perlu memandikan bayi berang-berang agar hewan ini terbiasa untuk berenang.

 

  1. Pastikan kebersihannya

Meskipun tergolong hewan liar, baby Otter tetap membutuhkan tempat bersih.

Terutama untuk air yang digunakan untuk mandi dan berenang.

Aspek lain yang harus diperhatikan adalah pemilik jangan sampai malas memandikan berang-berang bayi, sebab di cuaca panas Otter mandi hingga 2 kali sehari.

Sedangkan untuk urusan pakan, Anda bisa memberikan ikan kecil ataupun pakan khusus lain yang sebelumnya sudah dikonsultasikan dengan penjual.

Leave a Reply

Your email address will not be published.